Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian

  05 April 2017  |  DESA KUMENDUNG

Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian di Capil (Catatan Sipil)

Lamanya proses pembuatan Akta Kematian ini kurang lebih 3 sampai 4 hari, jadi tidak sehari langsung jadi melainkan kamu juga harus menunggu. Berikut ini persyaratan, tata cara urutan dan panduan untuk membuat Akta Kematian di Capil yang admin contohkan di Kabupaten Banjarnegara.

Persyaratan membuat Akta Kematian di Capil

Berkas persyaratan yang harus kamu lengkapi cukup banyak, ada 9 persyaratan untuk membuat Akta Kematian di Catatan Sipil.

1.Surat Pengantar dari Desa – Kecamatan

Seperti biasa, apapun yang kita lakukan berkaitan dengan dokumen kependudukan maka harus ada surat pengantar. Untuk membuat Akta Kematian juga di perlukan surat pengantar dari desa atau RT RW kemudian mengetahui (Cap Stempel) dari Kecamatan.

2. Surat Kematian dari Desa

Surat kematian ini berwarna kuning, selain berisi informasi kapan yang bersangkutan meninggal juga ada tanda tangan saksi minimal 2 orang di dalamnya.

3. Foto Copy Akta Kelahiran

Syarat berikutnya adalah Akta Kelahiran yang bersangkutan, jika sudah tidak ada karena sesuatu hal misal sudah hilang maka bisa diganti dengan Surat Kelahiran yang bisa kamu minta dari desa.

4. Foto Copy Buku Nikah

Selanjutnya adalah FC Buku Nikah yang bersangkutan, jika tidak ada atau sudah hilang maka bisa mencoba mencarinya di KUA. Nanti akan di keluarkan surat keterangan dari KUA yang berisi tentang kapan yang bersangkutan menikah.

Kemudian misal ada contoh kasus bahwa yang bersangkutan menikah sebelum kemerdekaan 1945 maka bisa coba kamu tanyakan ke kantor Capil apakah bisa dengan tidak menyertakan FC Buku Nikah.

5. Foto Copy Kartu Keluarga (KK)

Next adalah FC Kartu Keluarga dan tidak perlu di jelaskan lebih lanjut ya soal FC Kartu Keluarga?

6. Foto Copy KTP

Persyaratan berikutnya adalah FC KTP yang bersangkutan, jika sudah tidak ada maka bisa di ganti dengan Surat Keterangan Domisili yang bisa kamu dapatkan dari Desa atau RT RW.

7. Foto Copy KTP Saksi

Selanjutnya adalah FC KTP dari saksi yang mengetahui/menyaksikan bahwa yang bersangkutan telah benar meninggal.

8. Foto Copy KTP Pemohon

Selanjutnya adalah FC KTP yang memohon atau yang mengajukan membuat Akta Kematian di Capil.

9. Surat Keterangan Ahli Waris

Surat keterangan ahli waris yang kamu buat dari desa ini berisi informasi siapa saja ahli waris dari yang bersangkutan (almarhum/ah).

Cara Membuat Akta Kematian di Capil

Kesemua berkas di atas kamu kemas dengan rapi dan di masukkan ke dalam stop map. Jika semua berkas sudah selesai termasuk cap stempel dari Kecamatan maka selanjutnya kamu:

  • pergi ke kantor Capil, meminta Formulir Akta Kematian dan silahkan isi formulir tersebut
  • masukkan formulir tersebut ke dalam map beserta persyaratannya
  • serahkan ke bagian Pendaftaran Akta di kantor Capil untuk di cek kelengkapan persyaratannya
  • setelah itu, biasanya kamu akan di minta informasi kontak agar bisa di hubungi jikalau ada berkas persyaratan yang nantinya kurang atau ada informasi lainnya yang ingin pihak Capil tanyakan kepada kamu
  • kamu akan di berikan Tanda Terima dan Akta Kematian bisa kamu ambil sekitar 3 atau 4 hari kedepan (bisa lebih lama / lebih cepat)
  • serahkan Tanda Terima di hari pengambilan Akta Kematian

Syarat dan kondisi cara membuat bisa jadi setiap daerah berbeda – beda, namun kurang lebih secara garis besar persyaratan dan prosedurnya sama. Nah jika kamu merasa ada yang perlu di tanyakan atau artikel ini kurang jelas silahkan kamu bisa menanyakannya melalui form komentar di bawah ini.

 

Contact Details

  Alamat :   Jl. Jaya Kusuma No. 27A Kumendung
  Email : kumendung10@gmail.com
  Telp. : 0333-595591
  Instagram :
  Facebook : PEMDES KUMENDUNG
  Twitter :


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi